NILAI TAMBAH BATUMULIA
Jasper Api
Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman,
Tentunya rekan-rekan masih ingat beberapa posting mang Okim sebelumnya tentang keindahan dan keajaiban Jasper Api Garut yang ditemukan beberapa bulan yang lalu . Sebetulnya masih banyak fenomena geologi lainnya yang aneh-aneh di seputar Jasper Api ini yang bagi mang Okim masih merupakan misteri . Pada saatnya nanti insyaallah akan mang Okim posting , siapa tahu ada pakar geologi dan akademisi kebumian yang bermurah hati dan terketuk untuk membantu menjelaskan atau menelitinya. Posting mang Okim kali ini adalah tentang nilai tambah batumulia yang sampai saat ini bahan mentahnya masih banyak diekspor . Gambar-gambar di bawah ini semoga dapat menjelaskan tentang makna nilai tambah tersebut.

Gambar 1 menampilkan bahan mentah Jasper Api yang mang Okim terima dari seorang pemasok di penghujung tahun ini. Warna merahnya menyala dengan kombinasi warna kuning, hijau, atau coklat dan kadang-kadang mengandung urat-urat kalsedon berwarna putih yang bagian tengahnya terisi kristal-kristal kuarsa berukuran mini ( drusy quartz ). Bagian pinggirnya dicirikan oleh jasper hijau yang fractured ( jasper - opal ? ). Dari penjelasan pemasok dapat disimpulkan bahwa singkapan Jaspir Api ini berupa urat atau vein dalam Formasi Jampang berumur Oligo-Miosen ( sekitar 25 juta tahun ). Di beberapa bongkahan Jasper Api terlihat masih menempel host rock nya berupa batuan andesit . Konon lokasi singkapannya hanya bisa dicapai dengan jalan kaki sejauh 4 km ( tidak bisa dicapai dengan motor ojek ).

Gambar 2 menampilkan bongkahan Jasper Api yang telah dipotong dengan mesin gergaji intan ukuran 16" ( mesinnya made in Serambi Batumulia, gergajinya impor ). Tebal potongan disesuaikan dengan produk yang akan dibuat , biasanya 4 - 8 mm . Setelah bagian yang menarik ditandai dengan permanent marker ( desain bebas atau dengan bantuan template yang bisa dibeli di Gramedia ) , maka langsung dipotong dengan trim-saw atau mesin gergaji intan ukuran 10 - 12" . Prioritas desain tentunya yang mengandung gambar atau corak khusus , misalnya desain semi oval ukuran besar yang terlihat di slice paling bawah dimana terdapat gradasi warna yang menarik, dari merah menyala ke kuning dengan hiasan urat kalsedon berwarna putih .

Gambar 3 menampilkan hasil pemrosesan akhir yang jumlahnya 33 butir ( di gambar 2 jumlahnya 36 desain , mungkin ada yang gagal atau tersimpan di tempat lain ). Untuk menyelesaikan seluruh proses diperlukan waktu sekitar 4 jam ( 2 pengrajin ). Kini tinggal menunggu keputusan neng Ai apakah desain-desain tersebut akan dibuat cincin, liontin, bross , siraden atau setelan perhiasan , dasi koboy / bolo ties, atau dijual sebagai batu lepas .
Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman,
Berat ke 4 potongan Jasper Api dalam gambar 2 yang sekitar 400 gram ternyata dapat menghasilkan 33 produk akhir batumulia beragam bentuk dan ukuran. Dengan demikian maka kalau potongannya ditambah lagi 6 buah sehingga berat totalnya menjadi 1000 gram atau 1 kg , maka akan dihasilkan produk batumulia sebanyak lebih dari 80 buah. Dari pengalaman mang Okim selama ini, untuk bahan mentah seberat 1 kg akan dihasilkan produk batu cincin ukuran kecil sampai sedang sebanyak 150 butir. Illustrasi sederhana ini mencoba memberikan gambaran kepada kita semua betapa ruginya kalau kita menjual atau mengekspor bahan mentah yang harganya per kilogram tidak sampai Rp 10 ribu - - - ta' iya !
Selain desain-desain standar di atas, masih ada lagi produk-produk kreatif lainnya seperti antara lain cenderamata untuk para pembicara atau moderator di seminar / lokakarya, cenderamata untuk tamu khusus yang berkunjung ke kantor, piala kejuaraan atau piala golf yang jumlahnya setiap event 13 - 17 piala, dan lain sebagainya. Last but not the least, kalau kita berhasil menemukan gambar-gambar yang menarik seperti Dewi Kuan Im, Dewa China, Naga, Kuda, Babi, Kaligrafi Arab, atau pemandangan yang menarik, maka rezeki nomplok insyaallah akan ngocor ke saku kita. Seperti pernah mang Okim posting beberapa waktu yang lalu, liontin neng Ai bergambarkan Dewi Kuan Im yang diperoleh dari batu pancawarna Garut , sempat dibarter dengan mas kawin senilai 1 buah mobil MB Panther baru gress - - - - - tahun 1994 yang lalu ( mang Okim dan neng Ai jadinya kelaksana naik haji - - - alhamdulilah ! ).
Cerita mang Okim di atas sepertinya mudah sekali untuk dilaksanakan. Sebetulnya masih ada faktor lain yang angat menentukan keberhasilan bisnis batumulia ini antara lain permodalan , pemasaran dan kesabaran . Mang Okim sangat beruntung karena masih memiliki banyak sahabat lama yang selalu mendorong dan mendukung kelangsungan hobbi dan bisnis mang Okim sehingga sampai saat ini masih bisa bertahan ( walau sering stress juga siih ). Semoga saja hal ini akan terus berlanjut sehingga mang Okim tidak sampai tergoda untuk menjual bahan mentah batumulia ke para pengusaha asing, Amiiin.
Have a peaceful Sunday evening,
Salam Cinta Batumulia,
Mang Okim
Last Updated (Wednesday, 16 June 2010 08:15)





